Takaran

Panduan HPP per jenis usaha

Cara menghitung HPP nastar per toples

Nastar dijual per toples, tetapi dibuat dari satu adonan. Cocokkan jumlah kue yang masuk ke setiap toples dengan hasil yang benar-benar matang dan utuh.

1. Catat isian dan olesan

Nanas untuk selai, mentega, telur olesan, dan bahan adonan punya takaran sendiri. Hitung selai yang dipakai di dalam kue, bukan seluruh selai yang masih tersimpan.

2. Bagi biaya menurut isi toples

Hitung banyak nastar matang yang layak dikemas, lalu tentukan berapa butir untuk satu toples. Sisa butir dari satu batch dapat direncanakan untuk pesanan berikutnya.

3. Masukkan toples dan pelindungnya

Toples, kertas alas, segel, dan pita menambah biaya per kemasan. Catat tiap perlengkapan satu kali agar tidak terhitung ganda.

Hitung HPP makanan

Masukkan biaya satu adonan, jumlah hasil, dan biaya kemasan per porsi. Hitungan berjalan di perangkat ini dan tidak disimpan.

Contoh hitungan, angka ilustrasi

Angka ilustrasi, bukan harga pasar: bahan dan selai Rp 320.000, produksi Rp 40.000, hasil 8 toples, kemasan Rp 2.500 per toples.

Cara membaca hitungan

Masukkan biaya bahan yang benar-benar dipakai, bukan seluruh struk belanja. Jumlah porsi adalah hasil yang layak dijual. Biaya gas dan tenaga masuk per adonan; kemasan masuk per porsi.

Coba hitung HPP usahamu

Masukkan biaya dan hasil produksi untuk mendapat perkiraan HPP per porsi.

Buka kalkulator HPP